Modified Cassava Flour (MOCAF) sebagai tepung ketela alternatif pengganti terigu, kini telah go nasional. Beberapa waktu lalu, bupati Trenggalek mempresentasikan MOCAF dari sisi kemanfaatan industrialisasinya buat masyarakat miskin dan pedesaan.Presentasi di depan diskusi Bappenas di Aston Atrium itu direspon sangat positif oleh para pakar yang hadir. Bahkan, sang moderator menyatakan bahwa ini adalah alternatif pemecahan kemiskinan dan pembangunan pedesaan.
Sejauh ini MOCAF diproduksi di Trenggalek sebagai substitusi terigu. Telah berdiri Koperasi "Gemah Ripah Loh Jinawi" yang memproduksi MOCAF,dimana saat ini telah mencapai kapasitas 100 ton per bulan.Sebenarnya permintaan pasar saat ini adalah 1000 ton per bulan. Ini hanya dari satu pabrik, yaitu PT.Tiga Pilar Sejahtera (TPS) yang memproduksi bihun,mie telor,biskuit,dan aneka snack.
Selasa, 04 November 2008
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

4 komentar:
Selamat... Semoga sukses perjuangannya dalam mengembangkan tepung lokal.
kok ga di-up date...
mbok direkturnya (kaifa haluka Pak Badi? main bola lagi berani?) yang aktif ng-up date.
ato mas Agus gitu...
budayakan menulis...yuuukk...
saya sangat senang mendengar di kembangkannya ketela menjadi lebih produktit, bisa dak kita belajar dan dikembangkan di kediri bagaimana caranya tolong dibantu trims
iya,kami mohon maaf,ya..emang kami sangat super sibuk ngurusi lapangan.Jadi,lama ndak ter-up date..Tapi bagi kawan-kawan,jika ingin kontak terkait tepung cassava,hubungi saya : subadianto (081335453289)
Poskan Komentar