Senin, 04 Februari 2008

Memasuki Dunia Kewirausahaan

Adalah anak-anak muda yang tumbuh di kota kecil bagian barat Jawa Timur, Trenggalek. Mereka tergerak untuk memulai sebuah kewirausahaan dengan mengambil basis lokal.Melihat peluang Trenggalek yang demikian kaya akan ketela, mereka akhirnya mencoba berwirausaha di jalur ini. Mereka sepakat untuk membentuk sebuah badan usaha yang akhirnya diberi nama CV.Insan Sejahtera. Sesuai dengan namanya, CV ini ingin menjadi manusia yang sejahtera dalam maknanya yang luas : lahir dan batin.

CV.ini mengkhususkan diri pada supplier dan trading berbagai jenis tepung ketela.Sejak dari tepung tapioka, tepung onggok (gamblong),tepung cassava,tepung ubi jalar hingga makanan olahan berbasis ketela.

6 komentar:

ahmad karimov mengatakan...

wah....lumayan,nih..memang saat ini kita perlu menghidupkan jiwa kewirausahaan itu dalam Indonesia kontemporer...oke,kita tunggu karya kalian

marwoto mengatakan...

anak muda memasuki dunia usaha? tentu ada komentar-komentar miring atau sebaliknya. apalagi bisnis ketela/singkong yang di era arie bowo untuk memberikan stigma miskin dengan 'anak singkong' bukan 'anak keju' karena keju mahal. ada lagi yang komentar saat saya cangkruk,"wong jaman pak soetran sudah ada telo mukibat yang gedhenya se-paha, kok skarang reko-reko arep ngelola telo, apa iso? tapi jangan takut anak muda, perubahan ada di pundak anda, walau sekarang telone cilik-cilik tapi jika dikelola dengan baik insyaalah akan bernilai ekonomi tinggi, buktikan dengan amal nyata, selamat dan sukses selalu.

marwoto mengatakan...

bisa dong bikin mlm singkong biar tambah kuat jaringan singkongnya. atau diusahakan sebisa mungkin ketela di trenggalek tidak di-'ekspor' keluar daerah untuk diolah dulu sebagai bahan baku industri (food/non food) biar punya nilau tambah. gimana yang lain, setuju?

Anonim mengatakan...

salam sejahtera,
saya kagum dengan "usaha" yang coba mengembalikan khasanah budaya nusantara ini terutama "budaya makan" pada makanan yang tersedia oleh bumi kita sendiri yaitu singkong/telo/kasava...ya seharusnya dimulai revolusi Singkong dari sekarang ini....jangan ragu untuk maju diberbagai segmen & pengembangan produknya....saran saya : produknya harus disertifikasi & konsisten dalam mutu.....sukses untuk masadepan generasi muda kita.....salam dari ngayogyakata

note :thank atas samplenya

Wipy mengatakan...

Dulu waktu masih kuliah D3 STAN diminta ikut membahas RPJM Kab Trenggalek bersama IKAT. trus menyarankan kepada Pemda untuk mendirikan BUMD yg profesional untuk mengolah SDA Trenggalek yang melimpah itu.analisisnya sih masih terkait dengan akuntansi pemerintahan. (dasar anak akuntansi)
sepertinya lama tak terdengar Pemda bikin BUMD macam apa untuk mengolah SDA Trenggalek.
Rupanya sudah ada anak2 muda yang terjun toh...
semoga insan2 muda ini semakin sejahtera lahir dan batin.
ah...setelah menemukan blog ini, saiya juga semakin bersemangat untuk memasuki kuadran Self Employment dan Investor. Bosan jika hanya berperan sebagai Employment aja.

Muh.Nur mengatakan...

hebat creative, kira-kira gimana untuk bisa kerja sama dalam pemasarannya?